Biaya Wisata Pulau Seribu

Posted on

Warga berpikir tidak pernah menyediakan tanah, tiba-tiba Badan Pertanahan Nasional (BPN) mengalirkan sertifikat. “Warga pulau pari tak pernah memberikan tanah sedikitpun kepada pihak manapun kok dapat BPN mengalirkan sertifikat, apa maunya Pemda sebetulnya? Warga menolak keras tuduhan penyerobotan tanah di teritorial Pulau Pari yang sudah mereka tinggali selama 1 generasi turun-temurun.

Mereka menetap di Pulau Pari turun temurun sepanjang daftar harga penginapan di pulau tidung 3 generasi. Yang dimana hasil dari tiket yang disebut mereka menyalurkan ke masjid juga bocah-bocah yatim pulau di Pulau Pari. Dibagian Senin, 19 September 2017, Ketua RT 04 juga sejumlah tokoh masyarakat Pulau Pari mendatangi Fraksi Demokrat DPRD Jakarta Jakarta. paket wisata hemat pulau tidung Demokrat Jakarta – Sengketa lahan antara PT Bumi Pari Bersih (BPA) dengan masyarakat Pulau Pari memang kian memanas.

Tapi Saat ini, nyaris seluruh lahan yang ditempati warga di Pulau Pari, diklaim milik PT Bumi Pari Bersih/PT Bumi Raya. Edi menuturkan mereka mempunyai sertifikat girik serta membayar pajak bumi serta bangunan (PBB). Tapi, dibagian 1980-an pihak kelurahan menarik seluruh sertifikat girik warga dengan argumen bakal diperbaharui. Tetapi, sampai detik ini pembaharuan tersebut tak diberikan kelurahan. Sekarang ini penduduk Pulau Pari mencapai 1.000 orang alias kurang lebih 350 family.

“Kami narik iuran Tamu Rp5000 rupiah itu Tamu dapat hingga malam orang dapat bakar ikan terus sampahnya yang bersihin siapa memangnya bila bukanlah masyarakat sini? Menurut Salbi (43) seseorang masyarakat yang sudah aktif Memelihara Pantai Pulau Pasir Perawan semenjak awal di buka menyebutkan warga didalam menjalankan kegiatannya, tak pernah sedikitpun mengadakan upaya-upaya yang berbau kekerasan terhadap Tamu didalam meminta sumbangan donasi tersebut.

Pantai Perawan sendiri dibuka serta dikelola masyarakat sebab sulitnya mengandalkan penghasilan mereka dari hasil melaut serta budidaya rumput laut. Tidak cuma masyarakat Pulau Pari, keberadaan PT BPA pun berpotensi memnyebabkan terjadinya benturan dikalangan masyarakat Pulau Pari itu sendiri. Masyarakat membuka pantai yang sebelumnya hutan belukar, membersihkan serta mengelola bersama-sama sampai jadi salah satu tempat wisata terhebat di Kepulauan Seribu. “Tidak dapat memperbaiki alias membikin rumah bila free sewa, jika melanggar bisa dibongkar, heran dari lahir disini kok di suruh sewa,” ucap Edi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *